Wujud Syukur dan Tradisi,Warga Padukuhan Kalangan Gelar Tradisi Malam 1 Suro dengan 127 Ingkung Ayam
NOVITA PUTRI SETYOWATI 17 Juni 2026 14:01:24 WIB
TIRTOHARGO - Ratusan warga Padukuhan Kalangan berkumpul dengan khidmat dalam rangka menyambut datangnya Malam Satu Suro sekaligus Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Tradisi turun-temurun yang sarat akan makna spiritual dan budaya ini digelar terpusat di area padukuhan pada Senin malam.
Ada yang unik dan istimewa dalam perayaan kali ini. Sebagai bentuk rasa syukur atas melimpahnya berkah dan keselamatan dari Sang Pencipta, warga secara swadaya menyajikan sebanyak 127 ingkung ayam. Angka ini bukan sekadar jumlah, melainkan simbol kebersamaan dan kekompakan dari seluruh elemen warga di Padukuhan Kalangan.
Acara dimulai selepas ibadah salat Isya. Suasana temaram malam satu suro berganti menjadi hangat saat ratusan warga mulai dari tetua adat, tokoh masyarakat, hingga generasi muda duduk bersila saling berhadapan. Di tengah-tengah mereka, berjejer rapi 127 tampah berisi ingkung ayam lengkap dengan nasi gurih, lalapan, dan sesaji gunungan hasil bumi.
Acara inti diawali dengan pembacaan doa bersama, melantunkan tahlil, serta doa keselamatan (tolak bala). Suasana seketika menjadi hening dan magis saat untaian doa dipanjatkan, memohon agar di tahun 1448 Hijriah ini, seluruh warga Padukuhan Kalangan dijauhkan dari segala rintangan dan dilimpahi keharmonisan.
Setelah prosesi doa dan kenduri selesai, acara dilanjutkan dengan Kembul Bujana atau makan bersama. Sebanyak 127 ingkung ayam tersebut dipotong-potong dan dibagikan secara merata kepada seluruh warga yang hadir, tanpa memandang status sosial.
Dukuh Kalangan menyampaikan bahwa kegiatan ini sepenuhnya lahir dari kerelaan warga.
"127 ingkung ini murni gotong royong dari warga tiap RT. Ini adalah wujud syukur kami atas kesehatan, kerukunan, dan rezeki yang diterima selama setahun ke belakang. Harapannya, di tahun 1448 H ini, warga Kalangan semakin solid, sejahtera, dan terus melestarikan warisan leluhur," ujarnya di sela-sela acara.
Senada dengan hal tersebut, Lurah Tirtohargo yang turut hadir dalam acara menyampaikan apresiasi mendalam atas kekompakan yang ditunjukkan oleh warga Padukuhan Kalangan. menurutnya, tradisi ini adalah benteng budaya yang nyata.
"Kami atas nama Pemerintah Kalurahan Tirtohargo merasa bangga. Menghadirkan 127 ingkung ayam ini adalah bukti bahwa semangat gotong royong warga masih sangat kuat. Kegiatan ini tidak hanya menjadi simbol refleksi spiritual memasuki tahun baru 1448 Hijriah, tetapi juga menjadi ajang mempererat silaturahmi. Ke depan, potensi budaya seperti ini harus terus kita lestarikan," ungkap Lurah Tirtohargo.
Perayaan Malam Satu Suro di Padukuhan Kalangan tahun ini membuktikan bahwa di tengah gempuran modernisasi, nilai-nilai adat, kegotongroyongan, dan religiusitas masyarakat pedesaan masih terjaga dengan sangat kuat. Acara pun ditutup dengan ramah tamah dan dialog antarwarga yang berlangsung hingga tengah malam, mempererat tali silaturahmi yang luhur.
Komentar atas Wujud Syukur dan Tradisi,Warga Padukuhan Kalangan Gelar Tradisi Malam 1 Suro dengan 127 Ingkung Ayam
Formulir Penulisan Komentar
Pengumuman
Mbangun Desa
Video
Tautan Website
Kantor Desa Tirtohargo
Instrumen
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Jumlah Pengunjung | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
- Persiapkan Pelantikan Dukuh Baru, Pemerintah Kalurahan Gelar Rakor Koordinasi Intensif
- Tawa dan Haru Mewarnai Pelepasan Siswa KB Garuda Tirtohargo di Bonhargo
- Perkuat Sinergi dan Kapasitas Kader, TP-PKK Kalurahan Tirtohargo Gelar Pertemuan Rutin
- Wujud Peduli Lingkungan, SMP Negeri 1 Kretek Gelar Aksi Tanam Pohon di Kawasan Mangrove Baros
- Keindahan Alam Tirtohargo yang Memikat: Menikmati Paddle Board di Sabana Pantai Baros
- Pelatihan Administrasi BUMKal Tingkatkan Kapasitas Pengelola dalam Tata Kelola yang Profesional
- Wujud Syukur dan Tradisi,Warga Padukuhan Kalangan Gelar Tradisi Malam 1 Suro dengan 127 Ingkung Ayam
Website desa ini berbasis Aplikasi Sistem Informasi Desa (SID) Berdaya yang diprakarsai dan dikembangkan oleh Combine Resource Institution sejak 2009 dengan merujuk pada Lisensi SID Berdaya. Isi website ini berada di bawah ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International (CC BY-NC-ND 4.0) License














