Lestarikan Warisan Leluhur, Jatilan Kudo Bawono Muneng Pukau Penonton di Festival Rintisan Desa Buda

NOVITA PUTRI SETYOWATI 16 Juli 2026 10:02:45 WIB

TIRTOHARGO – Semangat pelestarian budaya terus menggelora di Tirtohargo. Kelompok kesenian jatilan Kudo Bawono dari Padukuhan Muneng tampil memukau sebagai delegasi resmi yang mewakili Kalurahan Tirtohargo dalam ajang bergengsi Festival Rintisan Desa Budaya Tahun 2026.

Acara yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan Kabupaten Bantul ini berlangsung meriah pada Jumat, 10 Juli 2026, bertempat di Lapangan Kebonagung, Imogiri. Festival ini menjadi panggung unjuk gigi bagi kalurahan-kalurahan rintisan budaya untuk menampilkan potensi seni tradisi terbaik mereka.

Pada malam hari, atmosfer Lapangan Kebonagung sudah dipadati oleh ratusan penonton yang antusias. Begitu gamelan ditabuh dan para penari Kudo Bawono memasuki arena, decak kagum langsung terdengar dari tribun penonton. Dengan kostum yang gagah dan gerakan yang kompak serta dinamis, para penari berhasil membawakan esensi tarian prajurit berkuda dengan sangat apik.

Lurah Tirtohargo, beserta jajaran pamong kalurahan yang hadir langsung untuk memberikan dukungan, mengungkapkan rasa bangga yang luar biasa atas penampilan memikat dari kontingen kesenian asal Padukuhan Muneng ini.

"Penampilan Kudo Bawono Muneng hari ini bukan sekadar hiburan, melainkan bukti nyata bahwa generasi muda dan masyarakat Tirtohargo memiliki komitmen yang kuat dalam menjaga akar budaya leluhur. Kami sangat bangga mereka dapat membawa nama baik kalurahan di tingkat kabupaten," ujar Lurah Tirtohargo di sela-sela acara.

Partisipasi dalam Festival Rintisan Desa Budaya ini menjadi langkah strategis bagi Kalurahan Tirtohargo. Selain sebagai wadah ekspresi para seniman lokal, ajang ini diharapkan dapat mempercepat akselerasi Tirtohargo untuk naik kelas dari Kalurahan Rintisan Budaya menjadi Kalurahan Budaya mandiri di masa depan.

Apresiasi tinggi juga datang dari penonton luar daerah yang memuji keselarasan musik pengiring (wiyaga) serta kedisiplinan koreografi yang ditampilkan. Suksesnya penampilan ini tidak lepas dari kerja keras, latihan intensif bertaruh waktu, serta dukungan penuh dari seluruh warga Padukuhan Muneng dan Pemerintah Kalurahan Tirtohargo.

Dengan suksesnya pementasan di Lapangan Kebonagung ini, Jatilan Kudo Bawono Muneng membuktikan bahwa seni tradisi tetap memiliki tempat istimewa di hati masyarakat modern dan siap melangkah ke panggung yang lebih luas.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
Isikan kode Captcha di atas
 
Kebijakan Privasi

Website desa ini berbasis Aplikasi Sistem Informasi Desa (SID) Berdaya yang diprakarsai dan dikembangkan oleh Combine Resource Institution sejak 2009 dengan merujuk pada Lisensi SID Berdaya. Isi website ini berada di bawah ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International (CC BY-NC-ND 4.0) License